Jenis-jenis Pakan Hewan Unggas Yang Bagus Untuk Perkembangan dan Kualitas Hewan

Hewan unggas mungkin sudah tidak asing lagi bagi kalian. Hewan unggas merupakan hewan sejenis burung yang sering dimanfaatkan oleh banyak orang dimulai dari telur, daging, dan bulunya. Hewan unggas contohnya seperti ayam, kalkun, bebek, dan lainnya.

Pastinya hewan juga membutuhkan makanan untuk tumbuh dan berkembang biak, bahkan para peternak pun wajib memberikan makanan untuk hewan ternak. Bagi kalian yang sedang mempelajari budidaya hewan, atau yang sedang menjalankan ternak unggas harus benar-benar memperhatikan pakan hewan ternak agar perkembangan hewan menjadi bagus dan berkualitas.

Apakah kalian tahu apa sajakah makanan untuk hewan unggas? Simaklah beberapa makanan untuk hewan unggas.

1. Jagung Giling

Konsep Otomatis

Jagung giling merupakan salah satu makanan untuk hewan unggas. Bagi kalian yang yang lagi beternak hewan unggas, makanan hewan jagung giling ini menjadi rekomendasi bagi kalian. Tidak cuma dikonsumsi bagi manusia, kandungan gizi dan nutrisi dari jagungnya sangat baik bagi hewan ternak kalian.

 

Jagung memiliki kandungan seperti serat, vitamin C, asam lemak omega-6, vitamin B, kalium, fosfor, lemak tak jenuh, dan magnesium dan zat besi. Dengan kandungan dari jagung ini juga akan membantu menjaga kesehatan dan keaktifan dari hewan unggas tersebut.

2. Pelet 

Makanan hewan unggas selanjutnya adalah pelet. Pelet merupakan salah satu makanan sering digunakan oleh para peternak ayam ataupun bebek, karena cenderung lebih hemat daripada makanan hewan lainnya. Pada umumnya ditemukan untuk pakan ikan atau ayam, dan bisa dibilang lebih efisien untuk mengurangi terbuangnya pakan dalam bentuk makanan yang tidak berpelet.

3. Dedak

Pada umumnya dedak merupakan salah satu makanan yang sudah lama digunakan para peternak ayam. Dedak terbuat dari limbah penggilingan beras yang berwarna putih, dengan beberapa kandungan nutrisi di dalamnya seperti protein, natrium, dan lemak.

Dengan harga yang cenderung lebih murah sehingga banyak sekali para peternak ayam menggunakannya sebagai pakan ayam. Jika kalian ingin memilih makanan dedak ini, disarankan untuk mencampurkan beberapa jenis pakan lainnya untuk melengkapi gizi dan nutrisi di dalamnya.

4. Tepung Tulang

Makanan hewan unggas lainnya adalah Tepung Tulang. Makanan hewan ini pada umumnya dibuat dari sisa-sisa tulang ikan dan ayam. Tepung tulang ini memang terlihat sederhana dari segi bahannya, namun kandungan nutrisi yang dimiliki cukup banyak seperti fosfor, kalium, natrium, mangan, kalsium dan magnesium.

5. Sorgum

Makanan hewan unggas selanjutnya adalah sorgum. Makanan hewan ini memiliki nama sebutan yang berbeda di setiap daerahnya seperti cantel, batara tojeng, cantrik, dan lainnya. Sorgum memiliki kandungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan jagung. 

Meskipun begitu, pemberian sorgum ke hewan ternak harus dibatasi, karena mengandung tanin yang menyulitkan hewan unggas untuk menyerap protein dan menurunkan pertumbuhan yang mengakibatkan kecacatan pada hewan ternak kalian.

6. Bungkil Kelapa

Makanan hewan unggas selanjutnya adalah Bungkil Kelapa. Makanan hewan ini dibuat dari sisa pengolahan minyak kelapa. Pada umumnya pembuatan makanan hewan ini diambil dari daging kelapa yang sudah dikeringkan dan sudah diambil minyaknya, lalu yang tersisa hanyalah bungkil kelapanya saja.

Disarankan untuk bungkil kelapa jangan di simpan di tempat dengan suhu tinggi, karena akan menjadi tengik dan akan menyebabkan ayam kalian akan diare. Bungkil kelapa ini bisa diberikan ke ayam semua umur.

7. Tepung Bulu Unggas

Makanan hewan unggas selanjutnya adalah Tepung Bulu Unggas. Meskipun kedengarannya sedikit aneh, makanan hewan ini memiliki kandungan protein yang tinggi. Makanan hewan ini dibuat dari sisa bulu ayam yang bisa didapatkan di usaha pemotongan ayam. 

Cara pembuatannya cukup mudah. Pertama bersihkan bulu terlebih dahulu, lalu dimasak dengan suhu tinggi, tiriskan, setelah itu dikeringkan. Setelah kering bulu tersebut digiling hingga halus

Tepung Bulu Unggas ini memiliki kandungan protein sekitar 85%, Tidak semua proteinnya biss diserap, karena sebagian akan terbuang lewat kotorannya.

 

Kandung lainnya seperti asam amino, namun kandungannya sangat rendah. Jadi dianjurkan untuk pemberian makan pada ayam yang masih muda.

8. Singkong

Makanan hewan unggas terakhir adalah Singkong. Pastinya pakan hewan yang satu ini tak jarang kalian jumpai. Kandungan kemampuan metabolismenya hampir sama dengan jagung, tapi kandungan proteinnya rendah sekitar 2-3%.

Pemberian pakan singkong ini harus dibatasi, karena didalamnya mengandung zat antinutrien sianogenik glukosida. Jadi jika kalian ingin menggunakan singkong sebaiknya dijemur yang bertujuan untuk menghilangkan kandungan zat antinutriennya.

Jadi jika kalian ingin menggunakan singkong lebih baik kurang dari 20%, karena jika berlebihan akan menyebabkan feses basah pada hewan unggas kalian.