Kondisi Terkini TPU Kawi Kawi Johar Baru Jakarta Pusat

Jakarta Pusat memiliki empat tempat pemakaman umum atau TPU dan salah satunya adalah TPU kawi kawi. TPU ini berada di Jalan Kawi Kawi di Johar Baru, Jakarta Pusat.

Jika dilihat dari luasnya, TPU yang sati ini merupakan TPU yang terbesar nomor 3 di Jakarta Pusat. Dengan luas sekitar 4,9 hektar, sebenarnya merupakaan TPU yang tergolong cukup besar. Namun tentu saja, dengan lahan yang tidak kunjung diperluas dan tidak adanya penambahan TPU baru maka TPU ini pun pastinya akan penuh.

Konsep Otomatis

Untuk saat ini, TPU kawi kawi masih beroperasi atau dengan kata lain belum ditutup dan masih bisa menerima pemakaman warga Jakarta  Pusat yang meninggal dunia. Namun, saat ini sudah tergolong penuh sesak dan tidak bisa lagi menjadi tumpuan untuk jangka waktu yang panjang.

Selain bisa di makamkan Di TPU yang lokasinya agak jauh, anda bisa juga melirik makam swasta seperti San diego hills Ada beberapa informasi penting terkait TPU kawi kawi.

Beberapa informasi yang dimaksud berkaitan dengan kondisi terkini di tempat pemakaman yang berada di Johor Baru ini. Namun sayangnya, tidak ada kabar yang menggembirakan untuk warga Jakarta Pusat dari berita terkini TPU kawi kawi.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini akan ditampilkan ulasan kondisi terkini dari TPU kawi kawi:

Keadaan Makam Kawi-kawi Kurang terawat

Jika dibandingkan dengan TPU lainnya di Jakarta, jelaslah Kawi Kawi bukan yang terbaik. Bahkan untuk dikatakan nyaman, rapi dan bersih saja sangat jauh.

Ya, Kawi Kawi menjadi salah satu TPU di Jakarta yang keadaannya mengkhawatirkan. Ada sejumlah hal yang membuat TPU ini sangat memperihatinkan. Misalnya, soal kerapian dan kebersihan. Terlihat lahan makam di sana sangat tidak rapi dan juga tidak bersih.

Bahkan terdapat banyak bahan material yang dibuang warga di area pemakaman. Kesan angker dan tidak ramah untuk anak begitu terasa. Dan hal ini diperparah dengan adanya aktivitas warga setempat di area pemakaman ketika malam hari.

Menurut dinas pemakaman Jakarta Pusat, terdapat laporan bahwa ketika malam hari area pemakaman sering ramai dikunjungi muda mudi untuk memadu kasih. Dan bahkan, digunakan juga untuk kumpul-kumpul dan bermain kartu.

Hal ini tentunya sangat tidak bisa dibiarkan dan pemerintah setempat pun berjanji akan melakukan sidak. Namun untuk soal perawatan, masih belum terlihat jelas adanya perubahan sejak warga mengeluhkan soal kerapian dan kebersihan.

Masih Adanya Makam Fiktif

Tahun 2016 menjadi tahun yang menggegerkan banyak wagra Jakarta termasuk juga warga Jakarta Pusat.

Ya, saat ini ditemukan banyak makam fiktif yang tersebar diseluruh wilayah ibu kota. Untuk Kawi Kawi sendiri, terdapat 6 makam fiktif yang berhasil diketahui.

Hal ini berawal dari ditemukannya makam kembar dengan nisan yang berisikan identitas orang yang sama di dua lokasi lahan makam yang berbeda. Dinas setempat hingga saat ini terus melalukan pendataan dan juga mencari adanya makam fiktif lainnya di Kawi Kawi.

Pihak dinas pun berjanji akan memecat pihak yang terkait dalam bisnis jual beli lahan makam termasuk pembuatan makam fiktif.

Penerapan Sistem Tumpang

Dengan luas nyaris 5 hektar,  TPU ini sudah tidak dalam keadaan aman atau memiliki banyak lahan kosong. Sehingga, dalam waktu dekat bisa saja sudah diumumkan penuh tanpa bisa lagi dibuatkan makam baru.

Namun, pihak TPU memperbolehkan warga jika ingin menggunakan sistem tumpang makam. Syaratnya hanya soal izin dari keluarga dan juga makam yang akan ditumpangi sudah berusia 3 tahun.